Created on
Jumat, 17 April 2026
Category
Kerjasama,Sajiwa Foundation,Dinas Kesehatan,Jawa Barat,Kesehatan Masyarakat
Author
Sajiwa Foundation
Sajiwa Foundation dan Dinas Kesehatan Jawa Barat Bahas Kolaborasi untuk Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat
Kolaborasi untuk Menjangkau yang Belum Terjangkau
Pada Jumat, 17 April 2026, Sajiwa Foundation melakukan pertemuan koordinasi bersama Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat. Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk membuka peluang kolaborasi dalam memperkuat layanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya keluarga rentan yang selama ini masih menghadapi banyak keterbatasan.
Dalam diskusi tersebut, kedua pihak sepakat bahwa masih ada celah besar dalam sistem pelayanan kesehatan yang perlu diisi bersama.
Masih Banyak Kebutuhan yang Belum Tercover
Dalam pertemuan ini, Dinas Kesehatan Jawa Barat menyoroti bahwa tidak semua kebutuhan pasien dapat terakomodasi, bahkan dengan adanya program seperti BPJS Kesehatan.
Di lapangan, banyak keluarga yang tetap kesulitan memenuhi kebutuhan seperti:
-
Biaya transportasi dan akomodasi selama pengobatan
-
Kebutuhan pasca perawatan
-
Alat kesehatan tertentu
-
Pendampingan keluarga selama proses pemulihan
Kondisi ini menunjukkan bahwa proses pemulihan pasien tidak berhenti di rumah sakit, tetapi berlanjut dalam kehidupan sehari-hari yang seringkali penuh tantangan.
Peran Sajiwa: Mendampingi Hingga Tuntas
Sebagai lembaga filantropi, Sajiwa Foundation hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut melalui pendekatan pendampingan berbasis keluarga.
Sejak berdiri pada 2020, Sajiwa telah mendampingi berbagai kasus melalui:
-
Penggalangan dana berbasis cerita di platform seperti KitaBisa atau SharingHappiness
-
Layanan ambulans dan rumah singgah
-
Pendampingan pasien dari awal hingga pasca pengobatan
Dalam pertemuan ini, Dinas Kesehatan Jawa Barat melihat bahwa pendekatan yang dilakukan Sajiwa mampu menjadi penguat layanan kesehatan, terutama pada aspek-aspek yang belum dapat dijangkau oleh pemerintah.
Kolaborasi untuk Bantuan yang Lebih Tepat Sasaran
Salah satu fokus utama yang dibahas adalah pentingnya integrasi dan validasi data.
Ke depan, aduan masyarakat yang masuk ke Dinas Kesehatan berpotensi untuk direferensikan kepada Sajiwa Foundation setelah melalui proses verifikasi. Hal ini dilakukan untuk:
-
Menghindari duplikasi bantuan
-
Memastikan bantuan tepat sasaran
-
Memperkuat transparansi dan akuntabilitas
Sebaliknya, Sajiwa juga dapat memberikan insight dari lapangan terkait kondisi riil masyarakat yang membutuhkan intervensi lebih lanjut.
Menuju Kemitraan yang Lebih Luas
Pertemuan ini juga membuka peluang untuk kerja sama yang lebih terstruktur melalui penyusunan kemitraan resmi ke depan.
Kolaborasi ini tidak hanya terbatas pada pembiayaan, tetapi juga berpotensi mencakup:
-
Edukasi dan sosialisasi kesehatan
-
Dukungan rujukan pasien
-
Pemetaan kebutuhan kesehatan masyarakat
Dengan sinergi ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang bisa mendapatkan akses layanan kesehatan yang lebih menyeluruh.
Bersama, Menguatkan Harapan Masyarakat
Kolaborasi ini menjadi pengingat bahwa menghadirkan layanan kesehatan yang merata tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kerja sama antara pemerintah dan filantropi untuk saling melengkapi.
Melalui langkah awal ini, Sajiwa Foundation berharap dapat terus berjalan bersama Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat dalam menghadirkan harapan bagi lebih banyak keluarga di Jawa Barat.