Created on
Senin, 18 Mei 2026
Category
Kisah Sukses,Panti,ODGJ,Tasik,Jawa Barat
Author
Sajiwa Foundation
Panti ODGJ Mentari Hati: Kondisi, Perjuangan, dan Bantuan Pangan Terbaru
Berawal dari Satu Keputusan: Tidak Membiarkan Mereka Terlantar
Semua bermula dari satu momen sederhana yang mengubah hidup banyak orang. Saat itu, Pak Dadang melihat seseorang yang terpaksa makan dari tempat sampah. Dari situlah muncul satu pertanyaan yang terus menghantui pikirannya: berapa banyak orang di luar sana yang hidup tanpa kepedulian?
Sejak tahun 2007, Pak Dadang mulai merawat orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang terlantar di jalanan. Awalnya hanya lima orang, ditampung di rumahnya sendiri dengan kondisi seadanya. Rumah yang seharusnya menjadi ruang pribadi, rela disekat dan dibagi agar mereka bisa tinggal dengan lebih layak.
Perjuangan Tanpa Henti, Bahkan Hingga Mengorbankan Segalanya
Merawat ODGJ bukan perkara mudah, apalagi tanpa dukungan finansial yang cukup. Semua kebutuhan, mulai dari makan, obat, hingga operasional harian, ditanggung sendiri dari penghasilan Pak Dadang saat itu. Bersama istrinya, ia rela menyisihkan bahkan mengorbankan apa yang dimiliki demi keberlangsungan hidup mereka yang dirawat.
Seiring waktu, jumlah ODGJ yang diselamatkan terus bertambah. Dari puluhan hingga kini mencapai lebih dari 200 orang. Bahkan, demi memenuhi kebutuhan mereka, Pak Dadang sempat menjual perhiasan istrinya dan akhirnya memutuskan berhenti dari pekerjaannya untuk fokus sepenuhnya merawat para ODGJ terlantar ini.
Hidup di Tengah Keterbatasan dan Kekurangan Pangan
Saat ini, Panti Mentari Hati menampung lebih dari 200 ODGJ dengan kondisi yang jauh dari ideal. Banyak dari mereka harus tidur berdesakan dalam satu ruangan, bahkan ada yang terpaksa tidur di luar karena keterbatasan tempat. Bangunan yang ada sudah tidak mampu menampung seluruh penghuni dengan layak.
Kondisi paling berat yang dihadapi adalah kebutuhan pangan. Pernah ada masa di mana panti kehabisan beras dan harus bertahan dengan makanan seadanya. Padahal, untuk memenuhi kebutuhan makan harian seluruh penghuni, dibutuhkan biaya hingga jutaan rupiah setiap harinya.
Bantuan Pangan yang Jadi Titik Awal Perubahan
Di tengah keterbatasan itu, bantuan dari #TemanKebaikan akhirnya sampai ke Panti Mentari Hati. Bantuan ini difokuskan untuk memenuhi kebutuhan pangan para penghuni, agar mereka bisa mendapatkan makanan yang lebih layak dan cukup setiap harinya.
Perlahan, kondisi yang sebelumnya penuh kekhawatiran mulai berubah. Kini, mereka tidak lagi harus menghadapi hari dengan rasa lapar yang sama seperti sebelumnya. Makanan yang lebih cukup dan layak menjadi langkah awal untuk kehidupan yang lebih manusiawi.
Perjalanan Masih Panjang, Tapi Perubahan Itu Nyata
Meski bantuan pangan ini belum menjadi akhir dari perjuangan, namun dampaknya sudah sangat terasa. Setidaknya hari ini, ratusan ODGJ di Panti Mentari Hati bisa makan dengan lebih baik. Sebuah perubahan sederhana, tapi sangat berarti bagi mereka yang selama ini hidup dalam keterbatasan.
Masih banyak kebutuhan lain yang harus dipenuhi, mulai dari pembangunan tempat tinggal yang lebih layak hingga perawatan kesehatan yang berkelanjutan. Namun satu hal yang pasti, perubahan itu sudah dimulai.
Terima kasih telah menjadi bagian dari perjalanan ini. Karena dari langkah kecil hari ini, harapan besar bisa terus tumbuh untuk mereka 🤍