Created on

Senin, 13 April 2026

Category

Kisah Sukses,Modal Usaha,Ojek Online,Laundry,Single Mother

Author

Sajiwa Foundation

Ibu Ojol Buka Usaha Laundry: Kisah Sukses Ibu Fadilah Menghidupi 4 Anak Sendiri

Beberapa tahun lalu, Ibu Fadhilah menjalani hari-hari yang jauh dari kata mudah. Bersama keempat anaknya, ia pernah berada di titik terendah dalam hidup, berjuang hanya untuk memastikan mereka bisa makan hari itu. Hari ini, kisah itu menjadi pengingat bahwa perubahan benar-benar mungkin terjadi.

 

 

Pernah Berjuang Sendiri di Tengah Keterbatasan

 

Di usianya yang masih 33 tahun saat itu, Ibu Fadilah harus menjadi tulang punggung keluarga setelah berpisah dari suaminya. Ia membesarkan empat anaknya seorang diri: Naura, Baim, serta si kembar Hasan dan Husen yang masih balita.

 

Kala itu, satu-satunya harapan datang dari pekerjaannya sebagai driver ojek online. Ia biasa mulai bekerja sejak setelah subuh dan baru pulang malam hari, bahkan sering kali melewati pukul 8 malam demi mengejar penghasilan.

 

Setiap harinya, ia menargetkan setidaknya Rp100.000. Bukan untuk menabung, melainkan hanya cukup untuk kebutuhan hari itu, susu, pampers, dan makan anak-anaknya. Jika target itu tidak tercapai, maka ia harus terus berkeliling hingga larut malam.

 

 

Hari-Hari Berat yang Pernah Dilalui

 

Dalam keterbatasan, Ibu Fadhilah kerap membawa anak-anaknya ikut bekerja karena tidak ada yang menjaga di rumah. Mereka bergantian menemani sang ibu di jalan, merasakan panas dan hujan sejak usia dini.

 

0413   Fadilah   2

 

 

Ia pernah menahan lapar seharian, hanya berbekal air minum yang diisi ulang di masjid. Bahkan, ada masa ketika ia dan anak-anaknya hanya makan nasi dengan air gula. Susu untuk anak-anak pun sering digantikan dengan air putih atau teh.

 

Di tengah kondisi fisik yang terus dipaksakan, Ibu Fadhilah sempat pingsan saat bekerja karena kelelahan dan penyakit lambung yang kambuh. Saat itu, anak-anaknya harus ditinggal sendirian di rumah tanpa kabar. Mereka menangis semalaman, bahkan sempat minum air keran karena kehausan. Itu adalah salah satu momen paling berat yang pernah ia lalui sebagai seorang ibu.

 

 

Anak-Anak yang Tumbuh dalam Keterbatasan

 

Kondisi tersebut membuat anak sulungnya, Naura, tumbuh lebih dewasa dari usianya. Ia sering menunggu ibunya pulang, lalu bertanya dengan polos tentang hasil kerja hari itu. Namun alih-alih menuntut, Naura justru sering menguatkan ibunya dengan doa sederhana, sebuah hal yang tak seharusnya dipikul oleh anak seusianya.

 

Keinginan kecil seperti memiliki mainan atau jajan sering kali harus dipendam. Bahkan untuk sekolah, Naura pernah menunggak biaya dan hanya memiliki satu setel seragam. Semua itu menjadi bagian dari perjalanan hidup yang pernah mereka lalui bersama.

 

 

Titik Balik yang Mengubah Kehidupan

 

Perubahan mulai terjadi ketika #TemanKebaikan hadir dan memberikan bantuan yang tepat sasaran. Pada 18 Februari 2024, Ibu Fadhilah mendapatkan kesempatan untuk membuka usaha laundry, sesuatu yang sejak lama ia impikan. Usaha ini menjadi jalan baru agar ia bisa tetap bekerja tanpa harus meninggalkan anak-anaknya di jalanan.

 

0413   Fadilah   3

 

 

Beberapa bulan kemudian, tepatnya pada 4 Juli 2024, bantuan kembali disalurkan dalam bentuk tabungan pendidikan sebesar Rp10.000.000 untuk masa depan anak-anaknya. Langkah ini menjadi titik penting dalam mengubah arah kehidupan keluarga kecil tersebut.

 

 

Kini Lebih Stabil, Harapan Mulai Terlihat

 

Berdasarkan hasil monitoring pada Juli 2024, usaha laundry yang dijalankan Ibu Fadhilah mulai menunjukkan perkembangan yang baik. Dalam beberapa bulan, ia sudah mampu menghasilkan pendapatan bersih sekitar Rp2.000.000 per bulan, dengan potensi peningkatan hingga Rp3.000.000.

 

0413   Fadilah   4

 

 

Perubahan ini bukan hanya soal penghasilan. Kini, Ibu Fadhilah tidak lagi harus berkeliling seharian di jalan. Ia bisa bekerja dari dekat rumah, lebih sering bersama anak-anaknya, dan menjalani hidup dengan rasa yang jauh lebih tenang.

 

 

Dari Masa Lalu, Tumbuh Harapan Baru

 

Apa yang pernah dialami Ibu Fadhilah adalah bagian dari masa lalu yang penuh perjuangan. Namun justru dari sanalah kekuatan itu terbentuk.

 

Hari ini, kisahnya menjadi bukti bahwa bantuan yang tepat bisa benar-benar mengubah kehidupan. Bukan hanya untuk hari ini, tapi juga untuk masa depan.

 

Dan di balik perubahan itu, ada peran besar dari #TemanKebaikan yang telah ikut menghadirkan harapan baru. Terima kasih, kamu #BeneranBerdampak ❤️

Bagikan Cerita Sajiwa ke Dunia →